Ketum Golkar yang Ideal Menurut Ical: Bisa Membaca Politik

Ketum Golkar yang Ideal Menurut Ical: Bisa Membaca Politik

Indah Mutiara Kami - detikNews
Senin, 25 Jan 2016 13:45 WIB
Ketum Golkar yang Ideal Menurut Ical: Bisa Membaca Politik
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Aburizal Bakrie (Ical) sudah memastikan diri tidak akan maju lagi sebagai Ketum Golkar apabila digelar Munaslub. Lalu, seperti apa kriteria Ketum Golkar yang ideal di mata Ical?

"Ketum yang baik itu yang bisa mengerti dan membaca masalah politik," kata Ical di arena Rapimnas, JCC, Senayan, Jakarta, Senin (25/1/2016).

Selain itu, tentu saja ketum harus mendapat 'restu' dari pemegang suara. "Kedua, diterima seluruh pemegang hak suara," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, muncul sejumlah nama di bursa ketum Golkar. Dari kubu Ical, ada Nurdin Halid, Idrus Marham, Mahyudin, sampai Ade Komarudin. Namun, Ical menolak menyebut salah satu atau sejumlah kader yang dianggapnya layak jadi ketum.

Soal kriteria ini pula, Ketua DPP Golkar hasil Munas Bali, Firman Soebagyo menyebut ada pula kriteria berupa kemampuan finansial. Itu karena, saat ini bantuan keuangan parpol masih dibatasi.

"Harus punya kemampuan finansial juga," ujar Firman terpisah.

Dari nama-nama yang beredar, Firman menilai semuanya mampu. Namun, memang belum ada yang benar-benar berani mendeklarasikan diri.

"Masih malu malu mereka," ucapnya.

(imk/erd)


Berita Terkait