"Beberapa terduga pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan Bripka Taufik meninggal dunia dan Iptu Prabowo terluka sudah kita amankan. Dua pelaku diamankan kemarin (23/1) dan hari ini kita menangkap terduga pelaku berinisial JA di Menteng Tenggulun," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, M Iqbal saat dikonfirmasi, Minggu (24/1/2016).
Penangkapan ini menurut Iqbal dilakukan sore tadi. Tidak ada perlawanan saat polisi melakukan penyergapan. "Dia enggak melawan saat ditangkap," sebut Iqbal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemarin kami melakukan penangkapan, 2 orang tewas dilumpuhkan, ditambah 3 orang yang tertangkap jadi total sudah 5 orang. Ada beberapa orang lagi yang sedang kita kejar. Kita imbau kepada para pelaku agar segera menyerahkan diri," sambung Iqbal.
Seorang pelaku bernama Ade Badak ikut serta mengeroyok Bripka Taufik di Jl Slamet Riyadi, Matraman, Jaktim. Polisi kemudian menggencarkan pencarian pada Ade Badak dan menemukannya di Manggarai Jaksel. Namun, saat penyergapan pada Kamis (21/1) malam itu, Ade Badak tewas ditembak.
Sedangkan pelaku lainnya bernama Rico tewas di tangan polisi setelah baku tembak selama hampir satu jam sejak pukul 16.30 WIB pada Jumat (22/1) lalu.
Penggerebekan bandar narkoba pada Senin (18/1) memang berakhir dengan pengeroyokan terhadap sejumlah polisi di Jalan Slamet Riyadi IV. Iptu Hariadi Prabowo dan Brigadir Patrik dibacok, sedangkan Bripka Taufik ditemukan tewas tenggelam.
(fdn/dhn)
