Polisi Akan Jawab Rumor Freddy Budiman Masuk ISIS

Polisi Akan Jawab Rumor Freddy Budiman Masuk ISIS

Jabbar Ramdhani - detikNews
Minggu, 24 Jan 2016 19:42 WIB
Polisi Akan Jawab Rumor Freddy Budiman Masuk ISIS
Freddy Budiman/Foto: rahman
Jakarta - Beredar rumor bandar narkoba kelas kakap Freddy Budiman bergabung ISIS. Meski Ditjen PAS  telah menyangkal, namun polisi akan menjawab rumor itu di waktu mendatang.

"Nah, itu akan disampaikan Mabes (Polri)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M Iqbal menjawab pertanyaan pers, usai menghadiri diskusi di kantor AJI, Kalibata Timur, Jaksel, Minggu (24/1/2016).

Selain soal Freddy, Mabes Polri akan memperjelas jaringan kawanan teroris yang beraksi di Jl MH Thamrin minggu lalu, termasuk soal ada tidaknya dana teror dari Suriah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nah itu dia, kami belum bisa sampaikan, nanti Mabes akan rilis secara resmi. Kita sudah ada SOP, SOP pada kami yang akan menyampaikan ini Mabes. Polda hanya meng-up date korban dan mengidentifikasi pelaku," ungkap Iqbal.

Nama Freddy Budiman tiba-tiba dikait-kaitkan dengan ISIS. Freddy juga disebut-sebut dekat dengan terpidana terorisme Aman Abdurrahman. Cerita itu semua bermula dari Nusakambangan. Freddy, terpidana mati kasus narkoba ini memang dipindahkan ke Nusakambangan setelah tersangkut kasus di LP Cipinang pada 2013 lalu.

Tapi rumor soal hubungan Freddy dengan Aman dan kemudian berikrar masuk ISIS itu ditepis pihak Lapas. Freddy sama sekali tak bersentuhan dengan Aman.

"Berdasarkan pengamatan kami, Freddy belum pernah satu blok, bahkan belum pernah satu Lapas dengan Aman Abdurrahman. Aman ini di Kembang Kuning dan Freddy di Batu, itu jaraknya 5-6 Km," jelas Kepala Humas Ditjen PAS Akbar Hadi di Jakarta, Jumat (22/1/2016).

Aman disebut-sebut sebagai pemimpin tertinggi ISIS di Indonesia. Dia seorang ideolog, yang di Nusakambangan bahkan memiliki kelompok sendiri.

Menurut Akbar, pihaknya pernah menanyakan ke Freddy soal hubungan dia dengan Aman. "Freddy mengaku tidak kenal Aman," tuturnya.

(nrl/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads