Bendera Malaysia Diinjak-injak dan Dibakar di Surabaya
Selasa, 08 Mar 2005 14:57 WIB
Surabaya - Bendera Malaysia dibakar lagi. Setelah di Makassar dan Jakarta, bendera Malaysia juga dibakar oleh para demonstran di Surabaya. Sebelum dibakar, bendera itu diinjak-injak terlebih dulu. Aksi pembakaran bendera Malaysia ini digelar di halaman patung Gubernur Suryo, Surabaya, Selasa (8/3/2005) sekitar pukul 14.45 WIB. Aksi ini dilakukan sekitar 10 mahasiswa dari Front Aksi Mahasiswa Surabaya. Dalam aksinya, seperti biasa mereka berorasi. Sebuah bendera Malaysia mereka bawa dalam aksi itu. Di tengah-tengah aksi, bendera Malaysia itu diinjak-injak beramai-ramai. Setelah itu bendera disulut api dan terbakar. Lagu 'Maju Tak Gentar' mengiringi pembakaran bendera itu. Aksi pembakaran bendera Malaysia ini sebagai bentuk protes mereka terhadap klaim Malaysia terhadap blok Ambalat, yang diyakini sebagai wilayah Indonesia. Terhadap kasus ini, demonstran meminta pemerintah Indonesia untuk memutus hubungan diplomatik dengan negeri jiran itu. "Tarik Dubes di Malaysia sekarang juga," kata koordinator lapangan Ikhsan. Sejumlah poster yang berisikan kecaman terhadap Malaysia juga mereka bawa. Sebagian poster bertuliskan 'Putuskan Hubungan Diplomatik Sekarang Juga' dan 'Kami Mendukung Tentara untuk Mempertahankan NKRI'. Aksi ini dijaga oleh belasan personel polisi. Namun, saat pembakaran bendera dilakukan, polisi tidak berupaya melakukan pencegahan.
(asy/)











































