Paman Rico mengamini keponakannya sebagai tukang berantem dan orang yang berani.Β Β "Dia memang tukang berantem, berani tapi enggak kasar kalau sama keluarga," ujar paman Rico, Yosi Pattinama di RS Polri, Jakarta Timur, Sabtu (23/1/2016).
Yosi kemudian menuturkan beberapa waktu ini ia melihat gelagat aneh pada Rico. Dia suka berbicara sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia pun mengenang sebelum kejadian penembakan, Jumat (21/1) dini hari sekitar pukul 4.00 WIB ia masih mendengar Rico berbicara sendiri. Rico berbicara dengan benda mati.
"Dia ngomong sama pohon, ngomong sama tembok. Pas ada kita dia ngobrol biasa sama kita," sambungnya.
Yosi mengaku dirinya merupakan paman dari Anapo Abraham, istri Rico. Ia membenarkan bila keponakannya Anapo memang dijebloskan ke penjara karena kasus narkoba. Namun ia membantah bila Rico disebut sebagai bandar narkoba.
"Enggaklah (bandar narkoba), orang dia makan dari kita. Dia pas lagi berantem di lokasi aja itu," tandasnya.
Nama Rico Patikasih (30) sudah tidak asing lagi di kalangan pengedar narkoba. Pihak kepolisian bahkan mencatat Rico termasuk kartel narkoba di kawasan Berlan, Jakarta Timur.
"Rico ini termasuk pengedar dan kartel di wilayah Berlan (Jalan Slamet Riyadi -red)," ucap Direktur Narkoba Kombes Eko Daniyanto kepada detikcom, Jumat (22/1/2016).
Rico merupakan salah satu pelaku yang ikut menikam Iptu Hariyadi Prabowo saat menggerebek bandar narkoba di Jl Slamet Riyadi IV Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur. Rico pula lah yang merampas senjata api milik Iptu Prabowo.
(fjp/fjp)











































