Cerita Kakak Ipar Sebelum Rico Baku Tembak dengan Polisi di Johar Baru

Cerita Kakak Ipar Sebelum Rico Baku Tembak dengan Polisi di Johar Baru

Nur Khafifah - detikNews
Jumat, 22 Jan 2016 22:37 WIB
Cerita Kakak Ipar Sebelum Rico Baku Tembak dengan Polisi di Johar Baru
Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - Polisi menembak mati Rico Patikasih, salah satu pelaku pengeroyokan polisi saat penggerebekan narkoba di Matraman, Jaktim. Kakak ipar Rico, Angel Abraham menceritakan detik-detik sebelum kematian Rico.

Sekitar pukul 16.30 WIB, Angel yang tengah berjualan di warungnya mengaku dihampiri oleh 3 orang pria berbadan besar. Mereka menanyakan rumah Rico dan ketua RT setempat.

"Saya awalnya nggak tahu kalau mereka (3 orang yang menghampirinya) polisi. Jadi saya arahin ke rumah RT," kata Angel di Jl Narada, Johar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (22/1/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah bertemu Ketua RT, mereka kemudian mendatangi kediaman Rico. Namun tiba-tiba saat Ketua RT dan polisi hendak mendekat ke pintu rumah Rico, terdengar suara letusan dari dalam.

"Tahu-tahu ada tembakan dari dalam rumah. Polisi langsung kalang kabut," kata Angel.

Tak lama kemudian, polisi berseragam berdatangan ke lokasi. Terjadilah baku tembak yang menurut Angel berlangsung selama sekitar satu jam.
Foto: Suasana baku tembak (istimewa)

Polisi sempat mengimbau agar Rico menyerahkan diri dan keluar dari rumah. Namun Rico tak mengindahkan imbauan tersebut sehingga polisi melancarkan serangan balasan.

Saat baku tembak berlangsung, polisi juga mengimbau warga di sekitar lokasi untuk keluar dari rumah mereka. Polisi lantas memasang garis polisi di sekitar rumah Rico hingga taman yang berada di area tersebut.

"Baku tembaknya lama. Sampai Rico meninggal mungkin," ujarnya.

Rico ditemukan sudah tewas. Kemudian sekitar pukul 20.30 WIB jasadnya dibawa menggunakan ambulans ke RS Polri.

(kff/miq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads