Pemerintah Belum Putuskan Buka Kran Impor Beras

Pemerintah Belum Putuskan Buka Kran Impor Beras

- detikNews
Selasa, 08 Mar 2005 13:41 WIB
Jakarta - Dirut Perum Bulog Widjanarko Puspoyo menegaskan, pemerintah hingga saat ini belum memutuskan membuka kran impor beras untuk menunjang stok beras nasional."Sebetulnya sampai sekarang belum ada keputusan untuk mengimpor. Jangan buru-buru simpulkan kita akan mengimpor beras," tegas Widjanarko usai rapat terbatas yang membahas situasi pangan nasional di Kantor Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa, (8/3/2005).Sementara itu, di tempat yang sama, Menteri Pertanian Anton Apriantono menambahkan, sampai saat ini prediksi produksi beras nasional masih cukup memadai. Berdasarkan ramalan BPS, kata dia, untuk tahun 2005 ini produksi beras nasional akan mencapai 32 juta ton. Sementara kebutuhan nasional hanya 31 juta ton.Selain BPS, pihak BMG dan LAPAN juga memprediksi untuk tahun 2005, Indonesia belum akan mengalami kekeringan yang ekstrem.Tetapi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya perubahan iklim yang ekstrem, ramalan dan stok produksi beras ini akan dievaluasi kembali pada Mei mendatang, atau setelah usai panen raya dan dimulainya musim tanam 2005."Selanjutnya jika hasil evaluasi itu nanti menyatakan kita perlu impor maka kita akan buka krannya, tetapi tidak sekarang," katanya.Anton juga menambahkan untuk menjaga stabilitas harga beras dipasaran, pemerintah secara rutin akan melakukan operasi pasar, terutama jika harga di pasaran sudah mencapai Rp 3.500/kg."Beras yang akan kita pasarkan nanti dalam operasi pasar adalah beras kualitas menengah dengan harga Rp 3.300/kg," katanya. (umi/)


Berita Terkait