Ical Tolak Tim Transisi, Ini Kata Akbar Tandjung

Ical Tolak Tim Transisi, Ini Kata Akbar Tandjung

Kartika Sari Tarigan - detikNews
Jumat, 22 Jan 2016 21:24 WIB
Ical Tolak Tim Transisi, Ini Kata Akbar Tandjung
Foto: Grandyos Zafna/detikcom
Jakarta - Mahkamah Partai Golkar memutuskan membentuk tim transisi sebagai upaya penyelesaian konflik Golkar. Meski ditunjuk menjadi salah seorang anggotanya, Aburizal Bakrie tak menghadiri rapat perdana yang digelar di kediaman Jusuf Kalla.

Anggota tim transisi Akbar Tandjung mengatakan sejauh ini belum bisa melihat sikap pasti Ical.

"Dia tidak bicara setuju atau tidak setuju, tapi memang saya menanyakan bahwa saya dengar anda (Ical) sudah sama-sama sepakat dengan Pak JK soal Munas didahului oleh Rapimnas," ujar Akbar di kediaman rumah JK di Jalan Brawijaya, Jakarta, Jumat (22/1/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam komunikasinya dengan Ical, dia menyebut bila Ketua Umum Golkar Munas Ancol itu memperlihatkan skema jalur Rapimnas yang berujung penyelenggaraan Munas. Namun, dia belum bisa memastikan pemahaman sikap Ical terkait Rapimnas.

"Dengan demikian pemahaman saya dari Rapimnas itu muaranya Munas. Pemahaman saya dengan pemahaman ARB (Ical, red) belum tentu sama juga," sebutnya.

Sejauh ini, Ical mengisyaratkan belum setuju terkait keberadaan tim transisi. Lantas, bagaimana bila Ical tak kunjung setuju tim transisi?

"Saya belum bisa menyetakan sikap. Kalau benar tentu akan dibahas," tuturnya.

Seperti diketahui, tim transisi merupakan putusan sidang Mahkamah Kehormatan Partai Golkar. Dalam susunan tim transisi, JK ditunjuk jadi ketua, BJ Habibie pelindungnya. Tim ini beranggotakan Ginandjar Kartasasmita, Emil Salim, Abdul Latief, Siswono Yudo Husodo, Akbar Tandjung, Aburizal Bakrie, Agung Laksono, Theo L Sambuaga, dan Sumarsono.

(hty/bal)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads