Peringatan Hari Perempuan di Bandung Juga Bawa Isu BBM

Peringatan Hari Perempuan di Bandung Juga Bawa Isu BBM

- detikNews
Selasa, 08 Mar 2005 12:20 WIB
Bandung - Sekitar 100 orang perempuan dan buruh tani dari Front Perjuangan Rakyat melakukan aksi memperingati Hari Kemenangan Perempuan Pekerja sedunia yang jatuh hari ini. Para demonstran asal Pengalengan, Jawa Barat tersebut dalam aksinya juga menolak kenaikan BBM.Aksi dilakukan di Depan Gedung Sate, Jl. Diponegoro, Bandung, Selasa (8/3/2005) sekitar pukul 11.10 WIB. Selain menggelar kesenian Kuda Lumping, massa juga membawa puluhan poster dan mengeluarkan 10 tuntutan.Tuntutan mereka diantaranya adalah: Hentikan segala bentuk diskriminiasi dan semua kekerasan terhadap perempuan, tolak poligami, tolak sistem buruh kontrak dan tolak kenaikan BBM. Dalam aksinya mereka juga membawa puluhan anak kecil."Saya dibawa ke Jepang tahun 1942 hinga 1945, saya sakit hati dirusak dan dipaksa oleh orang Jepang," ujar Emah Astimah (75 tahun), seorang perempuan korban Jukun Yanfu (pelacuran), saat berorasi.Sementara itu, dari data selebaran yang dibagikan, tahun 2001 sebanyak 300 ribu anak Indonesia diperdagangkan ke Hongkong, Malaysia dan Taiwan. Serta 650 ribu perempuan miskin terjebak dalam industri pelacuran.Polisi tidak terlihat menjaga aksi ini secara ketat. Saat ini terlihat satu orang perempuan pingsan dan dibawa ke tempat teduh. (fab/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads