PNS Muda Dibully di Bus Jemputan PNS DKI, Ahok: Birokrat Negeri ini Punya Masalah!

PNS Muda Dibully di Bus Jemputan PNS DKI, Ahok: Birokrat Negeri ini Punya Masalah!

Danu Damarjati - detikNews
Jumat, 22 Jan 2016 11:51 WIB
PNS Muda Dibully di Bus Jemputan PNS DKI, Ahok: Birokrat Negeri ini Punya Masalah!
Foto: Danu Damarjati/detikcom
Jakarta - Jadi PNS saat ini mungkin menjadi mimpi banyak orang. Tapi saat masih menjadi PNS yang baru bergabung ada banyak cobaan menghadang. Salah satunya bully dari PNS senior. Misalnya saja yang terjadi di bus jemputan PNS DKI.

Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok membuka praktik bullying yang sudah terjadi lama di bus jemputan itu. Ternyata para PNS senior wajib dapat duduk, dan PNS muda ya mesti bersabar.

"Jadi memang birokrat puluhan tahun negeri ini punya masalah. Makanya mesti lakukan revolusi," jelas Ahok di balai kota DKI, Jakarta, Jumat (22/1/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ahok menyampaikan, oknum-oknum PNS senior ini bukan hanya soal urusan tempat duduk di bus jemputan. Urusan lainnya, soal pungli. Bayangkan saja, sudah jelas-jelas bus itu gratis, tapi ternyata ada saja iuran besarnya Rp 75-100 ribu. Belum lagi soal PNS eselon yang kata Ahok gajinya sudah besar malah naik bus jemputan.

Ahok mengungkapkan dia tahu soal praktik tak benar ini dari mata-mata yang dia sebar.

"Saya ada grupnya, ada ganknya nih. Udah kaya gank membership, yang PNS muda nggak bisa naik dibully, karena ini kursi punya si A si B. Terus kalau ada yang penumpang biasa naik, boleh gak? Boleh, dipungutin duit," tutup dia. (dnu/dra)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini