Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok membuka praktik bullying yang sudah terjadi lama di bus jemputan itu. Ternyata para PNS senior wajib dapat duduk, dan PNS muda ya mesti bersabar.
"Jadi memang birokrat puluhan tahun negeri ini punya masalah. Makanya mesti lakukan revolusi," jelas Ahok di balai kota DKI, Jakarta, Jumat (22/1/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok mengungkapkan dia tahu soal praktik tak benar ini dari mata-mata yang dia sebar.
"Saya ada grupnya, ada ganknya nih. Udah kaya gank membership, yang PNS muda nggak bisa naik dibully, karena ini kursi punya si A si B. Terus kalau ada yang penumpang biasa naik, boleh gak? Boleh, dipungutin duit," tutup dia. (dnu/dra)










































