Gangguan psikologis yang dialami Jessica ini disampaikan pengacaranya, Yudi Wibowo Sukinto. Menurut Yudi kliennya makin tak nyaman dengan sorotan media massa. Alasannya kediaman Jessica di kawasan Sunter kini ditunggui pewarta.
"Jessica stress berat. Wartawan pada nongkrongin dia di depan rumahnya, kan kasihan dia," ujar Yudi kepada detikcom, Jumat (22/1/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Baca juga: Jessica Bicara Rumor Penabur Racun di Kopi Mirna hingga Cinta Segitiga)
"Saya meminta semua menghormati proses yang sedang berjalan, Jessica itu tidak tahu apa-apa, bukan dia pelakunya," tambah Yudi.
Karena itu sebelum ada penetapan tersangka, Yudi berharap publik tidak menyudutkan kliennya. Asas praduga tak bersalah kata Yudi harus tetap dihormati.
Jessica sebelumnya sudah bicara menanggapi tudingan motif hubungan asmara sejenis hingga cinta segitiga terkait pembunuhan Mirna.
"Itu saya ketawa, nolak ha..ha..ha..," Jessica tertawa lepas saat ditanya wartawan soal isu tersebut. Hal ini diungkapkan Jessica usai menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (20/1).
Jessica membeberkan hubungan sebenarnya dengan Mirna. Dia menegaskan, dirinya dengan Mirna hanya teman kuliah di Billyblue, Sydney, Australia.
"Saya temen kuliah (Mirna). Kita sering belajar bareng waktu di sana, belajar sama-sama, makan, ngafe ya seperti temen-teman biasa lah. Temen kuliah ya hal nya begitu-begitu saja," terang Jessica. (mei/fdn)











































