Atas Usul Pemerintah, Revisi UU Terorisme Masuk Prolegnas Prioritas 2016

Hardani Triyoga - detikNews
Kamis, 21 Jan 2016 15:38 WIB
Foto: Indah Mutiara Kami
Jakarta - Badan Legislasi (Baleg) DPR memastikan revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas 2016. Masuknya revisi UU Terorisme ke prolegnas prioritas 2016 atas usulan pemerintah.

Keputusan ini disepekati dalam konsinyering prolegnas bersama pemerintah dan DPR di Wisma Kopo, Jawa Barat, kemarin.

"Betul, kemarin siang disepakati di Wisma Kopo bersama pemerintah. Jadi, revisi UU Terorisme masuk prolegnas prioritas 2016," ujar Anggota Baleg dari Fraksi PKB Daniel Johan dalam pesan singkatnya, Kamis (21/1/2016).

Daniel menambahkan revisi UU Terorisme masuk prolegnas prioritas 2016 bersama 39 undang-undang lain. Menurutnya, total ada 40 undang-undang yang masuk prolegnas prioritas 2016.

"Total ada 40 yang masuk prioritas 2016. Kan ada yang carryover dari 2015 itu. Yang lain ada baru seperti RUU tentang Peningkatan Pendapatan Asli Daerah," ujar Wakil Sekjen PKB itu.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Baleg Supratman Andi Agtas menekankan revisi UU terorisme masuk bersama 9 UU baru lain ke prolegnas prioritas 2016. Ke-9 undang-undang yang dimaksud antara lain RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pendapatan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pilkada.

Kemudian, ada RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, RUU Ekonomi Kreatif, RUU tentang Peningkatan Pendapatan Asli Daerah, dan RUU tentang Pengampunan Pajak.

Supratman menjelaskan Baleg kemudian akan menggelar pleno kembali dan diharapkan bisa selesai sebelum dibawa ke paripurna. Hasil pleno akan disampaikan ke pimpinan DPR dan dibacakan di forum paripurna.

"Diplenokan lagi agar menjadi keputusan Baleg. Bisa Senin selesai dan langsung dibawa ke pimpinan dan dibawa ke paripurna," sebut Supratman.

(hat/erd)