Capim KY Dinilai Kurang Kritis ke MA, Jaja: Saya Utamakan Outcome

Capim KY Dinilai Kurang Kritis ke MA, Jaja: Saya Utamakan Outcome

Hardani Triyoga - detikNews
Kamis, 21 Jan 2016 14:23 WIB
Capim KY Dinilai Kurang Kritis ke MA, Jaja: Saya Utamakan Outcome
Jaja Ahmad Jayus (lamhot/detikcom)
Jakarta - Calon pimpinan Komisi Yudisial (capim KY) Jaja Ahmad Jayus dicecar beberapa pertanyaan saat uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) susulan di Komisi III DPR. Salah satu pertanyaan terkait kapasitas Jaja yang diragukan karena dinilai tak cakap saat menjadi komisioner KY di periode sebelumnya.

Beberapa pertanyaan ini diajukan misalnya dari anggota Fraksi Demokrat, Erma Suryani Ranik dan Fraksi NasDem Akbar Faisal.
Akbar bahkan secara kritis menyebut Jaja tak layak mengikuti fit and proper test. Acuannya, kinerja Jaja tak terlihat saat di periode sebelumnya.

Begitupun Erma yang melihat Jaja jarang terlihat berbicara di publik terkait peran pengawasan hakim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa jawaban Jaja?

"Semua lembaga termasuk KY belum memaksimalkan outcome. Saya lebih utamakan pencapaian outcome dari pada riak-riak yang tak bisa berujung," ujar Jaja di ruang Komisi III, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/1/2016).

Dia menekankan termasuk orang dengan tipe sedikit bicara namun banyak bekerja. Konsep pemikiran ini yang dijalaninya ketika menjadi komisioner KY. Meski demikian, ia mengaku sering menerima wartawan untuk diwawancara terkait masalah persoalan etika hakim.

"Saya sering menerima wartawan di ruangan saya. Secara prinsip, saya lebih utamakan outcome daripada bicara. Banyak bekerja," tutur Jaja.

Selama menjadi komisioner KY, dia mengupayakan peran lembaga pengawas etika hakim itu berjalan maksimal sesuai fungsinya. Tak lupa, ada harapan agar KY menjadi lembaga yang seimbang dalam menjalankan fungsi pelaksanaan dan pengawasan.

"Sebagai lembaga mandiri penuh yang diberi 2 fungsi sebagai pelaksana dan pengawasan. Karena keduanya diibaratkan dua sisi mata uang," sebut Jaja. (hty/asp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads