"Ada beberapa barang bukti yang didapatkan dari rumah tersangka seperti pistol jenis revolver, granat nanas, puluhan amunisi, panah serta sejumlah sabu dan obat HIV. Diduga dia terkena HIV," ujar Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Eko Daniyanto kepada wartawan saat ditemui di ruangannya di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (20/1/2016).
Adapun, rincian barang bukti yang disita polisi di rumah tersangka Faisal yakni 20 paket sabu, 19 butir peluru kaliber 38, 2 butir peluru kaliber 9, 6 selongsong leluru kaliber 38, 10 selongsong peluru kaliber 9, sepucuk airsoft gun jenis S&W. Sebuah granat nanas aktif, satu buah dekoder, 1 unit handphone Samsung, 3 proyektil peluru dan cross bow (pelontar panah).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah terdesak karena tidak bisa memasukan amunisi ke dalam pistolnya, Faisal pun menyerah. Dia keluar dari rumahnya sambil mengangkat tangan dan melempar senjata api yang dipegangnya.
"Tersangka kemudian menyerahkan diri lalu tiarap dan melempar senjata api yabg dipegangnya. Senjata apinya tidak ditemukan di lokasi dan masih kita cari," tutupnya. (mei/rvk)











































