"Sudah sering cuma bukannya warga tutup mata tapi kita itu takut kalau berurusan dengan itu aparat aja juga bisa babak beluar apalagi warga," ujar Herman (53) warga RT12/RW04 ditemui di tempat tinggalnya, Rabu (20/1/2015).
Dia mengatakan sebelum peristiwa penggerebekan di rumah tersebut. Polisi sendiri sudah sering melakukan penangkapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Herman menuturkan hampir setiap hari ada saja pemakai yang datang ke rumah tersebut. Mereka bisa dikenali lantaran tak satupun warga yang mengenal.
"Biasanya anak-anak muda gitu, dari cara berpakaian saja sudah beda," pungkasnya.
Sedangkan Ridwan, warga Kebon Manggis, juga menyatakan hal yang sama. Dia resah dengan maraknya peredaran narkoba di sekitaran tempat tinggalnya.
"Kalau kita ikut campur soal narkoba kita juga enggak berani. Soalnya ibaratnya itu urusan dapur sendiri," ucap Ridwan.
Erwin yang juga penduduk setempat, tidak bisa berbuat apa-apa soal peredaran narkoba. Dia berharap polisi segera mengambil tindakan supaya narkoba dibersihkan di wilayah tempat tinggalnya.
"Sekarang begini, kalau kita lapor polisi kita yang kena. Kalau kita diemin kita juga yang kena, kalau emang polisi serius berantas saja harusnya," ucap Erwin.
![]() |












































