"Sejak Mirna meninggal itu, Jessica ya keluar. Ya dia trauma," ujar pengacara Jessica, Yudi Wibowo Sukinto kepada detikcom, Rabu (20/1/2016).
Yudi mengatakan grup WA tersebut dibuat untuk memperlancar komunikasi di kalangan mereka. Grup ini dibuat oleh Mirna. "Itu yang bikin Mirna sendiri," ucap Yudi.
Isi perbincangan dalam grup menurut Yudi hanya obrolan biasa yang biasa jadi pembicaraan wanita. Polisi sambungnya mentranskrip percakapan di grup termasuk percakapan tertulis yang tersimpan di handphone milik Jessica sebagai barang bukti.
"Itu (percakapan di grup whatsapp) sudah disita sama polisi sudah jadi bukti," ucapnya.
Polisi juga sudah mengkonfirmasi setiap tulisan Jessica di grup WA tersebut. Jessica ditegaskan Yudi sudah memberikan keterangan jujur perihal obrolan dalam grup tersebut.
"Dikonfirmasi (oleh polisi) satu-satu. Semuanya bener kok gak ada yang disembubyikan," ujar Yudi.
Terkait kematian Mirna, Jessica memang menghapus sejumlah hal yang berkaitan dengan kenangan bersama Mirna.
"Jessica dengan kejadian ini trauma, semua dihapus-hapusin," kata Yudi sebelumnya di Mapolda Metro Jaya.
![]() |












































