Kegelapan ini menjadi kajian ilmiah bagi para peneliti, bukan hanya di Indonesia tetapi juga dunia. Di balik peristiwa ilmiah gerhana ternyata ada sejumlah mitos yang menyertainya. Berikut 4 mitos seputar gerhana yang dilansir oleh mirror.co.uk pada 10 Maret 2015.
1. Tuhan Marah
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gerhana matahari istimewa(Getty Images/Detikcom) |
Bangsa di masa Yunani Kuno percaya gerhana matahari merupakan tanda dari kemarahan Tuhan dan merupakan tanda akan terjadinya bencana dan keburukan di muka bumi.
Kata gerhana (eclipse) sebenarnya berasal dari bahasa Yunani Kuno 'ekleipsis'Β yang artinya 'ditinggalkan'.
2. Orang Hamil Dilarang Keluar Rumah
ilustrasi ibu hamil (Foto:thinkstock) |
Mitos popular dan masih dipercaya disejumlah kebudayaan adalah gerhana matahari bisa berbahaya bagi wanita hamil. Sehingga mereka diharuskan berada di dalam rumah selama gerhana berlangsung.
Jika wanita hamil keluar rumah saat gerhana maka saat lahir anaknya akan buta dan memiliki bibir sumbing.
3.Β Makanan Terpapar Racun
Ilustrasi: Getty Images |
Di beberapa daerah di India, beberapa orang menolak makan selama gerhana matahari. Mereka menjauhi makanan yang belum dimakan.
Hal ini dilakukan karena ada kepercayaan bahwa makanan yang dimasak saat gerhana matahari sudah terpapar racun dan kotor.
4. Matahari Dimakan
Ilustrator: Andhika Akbarayansyah/detikcom |
Di banyak kebudayaan, ada cerita gerhana terjadi karena matahari dimakan atau dicuri. Misalnya saja pada mitologi kuno yang mengatakan matahari hilang karana dicuri atau dimakan oleh serigala.
Agar serigala ketakutan dan memuntahkan kembali matahari, orang-orang harus membuat suara berisik dengan memukul benda-benda yang ada di dalam rumah.
(Baca Juga: Antara Penjelasan Ilmiah dan Mitos Raksasa Makan Matahari)
Ilustrasi : Mindra Purnomo/detikcom |












































Gerhana matahari istimewa(Getty Images/Detikcom)
ilustrasi ibu hamil (Foto:thinkstock)
Ilustrasi: Getty Images
Ilustrator: Andhika Akbarayansyah/detikcom
Ilustrasi : Mindra Purnomo/detikcom