"Kalau ke pemakaman, tidak (hadir). Trauma, takut ditanya-tanya sama wartawan," kata Yudi Wibowo Sukinto selaku kuasa hukum Jessica kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (19/1/2016).
Jessica sendiri mengantarkan Mirna ke Rumah Sakit Abdi Waluyo setelah pihak klinik Grand Indonesia merujuknya. Jessica bahkan di rumah sakit tersebut hingga pukul 22.00 WIB, pada Rabu (6/1) malam lalu itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yudi tidak mengetahui mengapa celana Jessica sampai robek saat itu. Tapi yang pasti, Jessica telah membuang celana itu setelah kejadian itu.
"Celananya dibuang sama pembantunya. Pembantunya kan tanya Sama pembantunya kan ditanya 'dibuang ya non ya? Ini kan sobek gak bisa dijahit', Jessica jawab ya terserah," lanjutnya.
Dari RS Abdi Waluyo, Jessica kemudian pulang dan beristirahat. Sehari berselang setelah itu, Jessica ke rumah duka RS Dharmais.
"Ke pemakaman enggak ikut karena takut ditanya-tanya wartawan, dikejar anu," imbuhnya.
Di rumah duka di RS Dharmais, menurutnya, Jessica juga sempat ditanya-tanya oleh bibi Mirna.
"Bibinya (Mirna) sempat nanya-nanya, kok bisa begini, ya enggak tahu. Jessica itu kan anaknya lugu, culun, seperti masih ijo polos gitu, enggak ada pikiran jahat," cetusnya. (mei/Hbb)










































