Pantauan di lokasi, reka ulang dimulai pukul 18.30 WIB. Tim labfor dari Polda Metro Jaya masuk ke Kafe Olivier. Nampak pula Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Krisna Murti yang ikut dalam proses reka ulang.
Tiga orang petugas yang mengenakan rompi labfor langsung duduk di sebuah kursi di dalam kafe. Mereka didampingi enam petugas kafe.
![]() |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kombes Krisna Murti menyebutkan bahwa dalam reka ulang malam ini, pihaknya akan menelusuri proses peracikan kopi. Polisi juga akan membandingkan perbedaan hasil racikan kopi Vietnam yang mengandung sianida dan tanpa sianida.
"GI kita rekon kopi. Anda tahu. Kopi bentuknya kita sudah tahu di Labfor. Nanti kita bikin empat kopi, seperti apa empat kopi itu," kata Krisna.
Akan ada empat kopi Vietnam yang diteliti tim labfor, yakni kopi yang dibiarkan 51 menit tanpa diaduk, kopi yang diaduk dan dibiarkan 51 menit, kopi dibiarkan 51 menit tanpa diaduk dan ada racunnya dan kopi mengandung racun yang telah diaduk dan dibiarkan 51 menit.
![]() |
Sementara itu, meski proses reka ulang tengah berlangsung, kafe Olivier tetap buka seperti biasa. Pengunjung juga tetap bisa masuk ke kafe itu. (Hbb/mad)













































