Pengacara Jessica, Yudi Wibowo Sukinto, menerangkan kliennya depresi karena dituding sebagai penabur racun sianida di kopi Mirna. Tudingan itu ramai di media sosial.
"Santai, tapi dia itu depresinya itu karena pemberitaan media seolah-olah pelakunya, padahal bukan," kata Yudi saat mendampingi pemeriksaan Jessica di Polda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jaksel, Selasa (19/1/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yudi menegaskan, tak mungkin Jessica sebagai pelaku penabur racun di kopi Mirna. Selama ini, Jessica dikenal sebagai anak baik, bahkan cenderung dikenal sebagai anak rumahan.
Sebagai contoh, pada saat pertemuan dengan Mirna Rabu (6/1) lalu, Jessica datang ke Grand Indonesia diantar oleh ayahnya. "Dia ini anak papa dan mama, kebiasaan apa-apa disiapin. Walaupun umurnya 27 tahun, tapi masih anak mama, makan disiapin, mandi disiapin," terang Yudi lagi.
Dalam pertemuan itu, Jessica memang tiba lebih dulu di kafe. Dia juga sempat memesan minuman untuk Mirna yakni Es Kopi Vietnamese dan minuman lagi untuk Hani, rekan lainnya.
Tak disangka, minuman yang dipesan untuk Mirna ternyata mengandung sianida, dengan kandungan 15 gram per liter. Tepatnya ada 3,75 gram sianida di dalam kopi. Mirna pun kejang-kejang hingga akhirnya tewas, walau hanya menyeruput kopi sedikit saja.
![]() |












































