ADVERTISEMENT

Selain Randall, WN Malaysia Direktur Chiropractic PIM Juga Jadi Tersangka

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 19 Jan 2016 11:56 WIB
Klinik Chiropractic First (Foto: Radian)
Jakarta - Polisi tak hanya menetapkan Randall Cafferty sebagai tersangka dalam dugaan malpraktik Chiropractic Firts yang menyebabkan kematian Allya Siska Nadya (33). Kan Wilming, WN Malaysia direktur Chiropractic di Pondok Indah Mal (PIM) juga ditetapkan jadi tersangka.

"Selain Randall, kami menetepakan tersangka kepada Kan Wilming, warga Malaysia, dia adalah pemilik chiropractic sekaligus direkturnya," ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti di Jakarta, Selasa (19/1/2016).

Krishna mengatakan, Chiropractic tidak memiliki izin praktek yang sah. Krishna menyebut, Kan Wiming dijerat dengan Pasal 42 ayat 1 dan ayat 2 UU No 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.

Baca juga: Polisi: Randall Cafferty Tersangka Malpraktik Chiropractic!

"Jadi kita kaitkan dengan ketenagakerjaan karena yang bersangkutan mempekerjakan orang tanpa izin, ini ancamannya 4 tahun, masuk dalam kategori pidana," lanjutnya.


Selain itu, polisi juga menjerat Wiming dengan pasal 42 ayat 1 dan 2 UU No 13 tentang tenaga kerja.

Terkait Randall, Krishna menyatakan bahwa WN Amerika itu masih berada di Indonesia. Pihaknya telah meminta surat permohonan pencekalan ke pihak imigrasi untuk mencegah Randall pergi ke luar negeri.

"Anggota masih mencari keberadaan yang bersangkutan, mudah-mudahan segera tertangkap," tutupnya.

(mei/hri)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT