"Hari ini diperiksa untuk dimintai keterangan tambahan," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti di Jakarta, Selasa (19/1/2016).
Krishna mengatakan, pemeriksaan tambahan ini tidak hanya berlaku kepada Mirna saja. "Semua saksi yang berkaitan kita minta keterangan tambahan," imbuhnya.
Polisi telah mengumumkan secara resmi bahwa Mirna tewas akibat diracun sianida. Puslabfor Polri menemukan adanya kandungan Natrium Sianida (NaCN) dengan kadar 3,75 gram.
Sejauh ini, polisi sudah mendapatkan petunjuk siapa pelakunya. Namun polisi harus berhati-hati sebelum mendapatkan bukti yang ilmiah.
![]() |












































