"Bisa juga maju dengan Pak Djarot. Bisa saja gabung dengan beliau kan dia juga kader PDIP," ujar Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (18/1/2016).
"Saya hubungannya baik (dengan PDIP)," sambung dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oh ya (sama NasDem) saya baik kok. Saya kan selalu mau mendapatkan hatinya dia (NasDem)," kata Ahok di Lapangan Silang Monas.
Sebelum ini, Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP DKI Gembong Warsono menyebut partainya memiliki banyak stok bakal cagub yang bisa mengalahkan Ahok. Salah satu dari sekian nama itu adalah Djarot Saiful Hidayat yang kini masih menjadi Wagub DKI Jakarta.
Di samping Djarot, ada nama Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya) dan Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah) yang juga disebut-sebut berpotensi kuat. Namun PDIP masih akan menggali siapa saja tokoh potensial yang bisa diusung di Pilgub DKI, baik dari kalangan partai sendiri maupun luar partainya.
Menyoal nama-nama seperti Risma, Ganjar dan Djarot, PDIP memandang mereka sudah bisa membuktikan kinerjanya di daerah masing-masing. (aws/elz)










































