Saat ini JK tengah menjalin komunikasi dengan sejumlah sesepuh Golkar terkait pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas). Belum ada pembentukan panitia munas.
"Belum, belum (pembentukan panitia Munas -red). Saya juga baru mau bicara dengan teman-teman bagaimana itu," kata JK di kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (18/1/2016).
JK menegaskan seluruh kader Golkar ingin perpecahan di tubuh partai berlambang pohon beringin itu segera tuntas. Jika merujuk pada keputusan Menkum HAM yang mengembalikan kepengurusan partai pada pengurus Munas Riau, maka penyatuan ini hanya bisa dilakukan dengan munas.
"Semua orang di Golkar mau persatuan. Tinggal bagaimana kita menata persatuan dengan baik. Kita ini yang senior-senior hanya satu tujuannya. Mempersatukan Golkar," sambungnya.
Bagaimana dengan penolakan kubu Ical atas tim transisi ini?
"Tidak mungkin tidak bersatu. Bagaimana caranya? Ya kita bicara lah. Jangan belum apa-apa udah curiga. Dilihat dulu tujuannya. Mahkamah partai sudah mengatakan Munas. Golkar tidak punya kantor sekarang, masa mau dibiarkan begitu, ya kan? Hanya ditutup kantornya, masa partai ada begitu. Itu yang kita tidak ingin semuanya," pungkas JK. (mnb/tor)











































