Jokowi Saksikan Penandatanganan 12 Kontrak Strategis Kemenhub Senilai Rp 2 T

Jokowi Saksikan Penandatanganan 12 Kontrak Strategis Kemenhub Senilai Rp 2 T

Ray Jordan - detikNews
Senin, 18 Jan 2016 10:25 WIB
Jokowi Saksikan Penandatanganan 12 Kontrak Strategis Kemenhub Senilai Rp 2 T
Penandatanganan di Gedung Kemenhub (Foto: Ray Jordan/detikcom)
Jakarta - Presiden Jokowi hari ini menyaksikan penandatanganan 12 kontrak paket kegiatan strategis tahun anggaran 2016. Nilai total 12 kontrak tersebut sebesar Rp 2,071 triliun.

Penandatanganan berlangsung di Gedung Kementerian Perhubungan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (18/1/2016). Penandatanganan dilakukan oleh para Pejabat Pembuat Komitmen Satuan Kerja/Uni Pelayanan Teknis Kementerian Perhubungan dengan pihak kontraktor penyedia barang dan jasa.

"Saya senang bisa hadir di Kementerian Perhubungan memulai tahun 2016 ini dengan kontrak yang akan dimulai Januari. Enam bulan lalu saya sampaikan, setelah dapat DIPA, langsung lelang, Januari langsung kontrak. Saya senang di Kemenhub sudah mulai itu. Dan angkanya cukup besar pada hari ini, Rp 2 Triliun lebih sedikit," kata Jokowi dalam sambutannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kenapa ini saya dorong, terus saya desak, karena pola lama, tradisi lama, harus kita tinggalkan," tambahnya.

12 kontrak strategis itu merupakan bagian dari 273 paket kegiatan Kementerian Perhubungan tahun anggaran 2016 senilai Rp 14,242 triliun. 12 kontrak strategis itu erdiri dari dua kegiatan di subsektor perhubungan darat, empat kegiatan di subsektor perhubungan laut, tiga subsektor kegiatan di perhubungan udara, dua kegiatan di subsektor perkeretaapian dan satu kegiatan di pengembangan sumber daya manusia perhubungan.

Berikut 12 kontrak paket kegiatan yang ditandatangani :

1. Pengadaan dan pemasangan perlengkapan jalan segmen R.53.008 pada Satker Perhubungan Darat Provinsi Sulbar di Mamuju, Sulawesi Barat dengan kontraktor PT Buana Energy Prima.

2. Subsidi Operasional Angkutan Jalan pada Satker Perhubungan Darat Provinsi Lampung dengan kontraktor Perum Damri Cabang Bandar Lampung.

3. Subsidi  Angkutan Laut Perintis/ 5 Trayek Kontrak subsidi perintis/Penugasan dengan rincian trayek:
a. Ambon – Geser- P.Manawoka/Amarasikaru - Gorom/Ondor – Kesui – Tior – Kaimer -P.Kur - P.Toyando – Tual – Dobo – Tual – Banda – Amahai - Ambon di Ambon, Maluku dengan kontraktor PT. PELNI (Persero).
b. Ambon – Tual – Elat – Molu – Larat – Rumean – Tutukembong – Saumlaki – Adaut –Seira - Dawera/Dawelor – Kroing – Marsela – Saumlaki – Tutukembong – Rumean – Larat – Molu – Elat – Tual - Ambon di Ambon, Maluku dengan kontraktor PT. PELNI (Persero).
c. Ambon – Amahai – Serua – Nila – Teon – Bebar – Wulur – Tepa - Lelang/Mahaleta – Luang – Lakor – Moa – Leti – Wonreli - Kisar – Arwala/Sutilarang – Ilwaki – Upisera - Kupang di Ambon, Maluku dengan kontraktor PT. PELNI (Persero).
d. Ambon – Werinama/Bemo – Kelmuri – Geser – Gorom/Ondor – FakFAk – Bula – Kobisadar – Wahai – Fafanlaf – Waigama/Misol - Sorong di Ambon, Maluku dengan kontraktor PT. PELNI (Persero).
e. Ambon – Bebar – Wulur – Romang – Kisar – Leti – Moa – Lakor – Luang/P.Tamta – Lelang/Elo – Tepa – Lewa/Dai – Dawera/Dawelor – Kroing –Marsela - Saumlaki di Ambon, Maluku dengan kontraktor PT. PELNI (Persero).

4. Subsidi Angkutan Ternak Kupang – Bima – Tg. Perak – Tg. Emas – Cirebon di Kupang, NTT dengan kontraktor PT. PELNI (Persero).

5. Subsidi Angkutan Laut dalam Rangka Penyelenggaraan Tol Laut dengan rincian trayek:

a. Tanjung Perak – Wanci – Namle – FakFak – kaimana – Timika di Surabaya, Jawa Timur dengan kontraktor PT.PELNI (Persero).
b. Tanjung Perak – Larantuka – Lewolebo – Rote – Sabu – Waingapu di Surabaya, Jawa Timur dengan kontraktor PT.PELNI (Persero).
c. Tanjung Priok – Tarempa – Natuna di Jakarta dengan kontraktor PT.PELNI (Persero).

6. Repowering KN. Merak, Kantor Distrik Navigasi Kelas I Bitung di Bitung, Sulawesi Utara dengan kontraktor PT. PUTINDOTRADA WISESA.

7. Konstruksi perpanjangan landas pacu dari 2.060 m x 45 m menjadi 2.500 x 45 m pada Bandara Domine Eduard Osok Sorong di Sorong, Papua Barat dengan kontraktor PT. AKAM.

8. Perluasan Gedung Terminal bandara Raden Inten Lampung di Lampung  dengan  kontraktor PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.

9. Pekerjaan Pelapisan Runway, Taxiway, dan Apron bandara Syukuran Aminuddin Amir di Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah dengan kontraktor PT. Pelita Shakti.

10. Pembangunan Jalan KA di Km. 236.000 s/d Km 237.000 sepanjang 3.000 m.sp emplasment Dumai pada Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara di Sumatera Utara dengan kontraktor PT. Tiga Putra Mandiri Jaya.

11. Perawatan dan Pengoperasian Prasarana Perkeretaapian Milik Negara (IMO) di Sumatera – Jawa  dengan  kontraktor PT. KAI (Persero).

12. Pembangunan Gedung Kelas Charlie Kampus Baru ATKP Makassar di Makassar, Sulawesi Selatan dengan dengan kontraktor PT. Boriandy Putra. (jor/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads