"Dari kader-kader PDI Perjuangan, banyak. Misalnya Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya), Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah), Djarot Saiful Hidayat (Wakil Gubernur DKI)," kata Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP DKI Gembong Warsono kepada detikcom, Senin (18/1/2016).
PDIP akan menggali siapa saja tokoh potensial yang bisa diusung di Pilgub DKI nanti, baik dari kalangan partai sendiri maupun dari luar partainya. PDIP melihat pemilih di DKI adalah kalangan cerdas, maka yang akan dipilih adalah yang punya rekam jejak yang baik, bukan sekadar populer namun juga sudah terbukti bisa bekerja di pemerintahan daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perkara mau atau tidak mau, itu nanti lah. Kalau panggilan untuk bangsa dan negara, kenapa tidak?" ujar Gembong.
Namun hingga kini PDIP belum menentukan nama bakal calon gubernur DKI dari pihaknya. PDIP baru akan melakukan pemantapan konsolidasi internal di DKI pada bulan Februari, melantik fungsionaris di seluruh DKI. Baru setelah itu, PDIP akan melaksanakan penjaringan dan penyaringan bakal calon gubernur DKI.
Meski mengaku punya stok penantang Ahok, namun PDIP juga tak menutup pintu untuk Ahok bila ingin maju di Pilgub DKI lewat PDIP. Menurut PDIP, politik ke depan penuh kemungkinan.
"Kita lihat perkembangan ke depan. Semua punya peluang, punya potensi yang sama, termasuk Ahok juga punya peluang maju lewat PDIP," ujar Gembong.
Ahok sendiri masih berteguh ingin maju di Pilgub DKI 2017 lewat jalur independen. Syarat dukungan berupa fotokopi KTP sudah banyak diperoleh. Namun Ahok, dia sendiri mengatakan, juga mengaku sudah akrab dengan PDIP, terbukti dia hadir di gelaran Rakernas PDIP beberapa waktu lampau.
(Baca juga: Datang ke Rakernas PDIP, Ahok: Partai yang Orangnya Banyak Saya Kenal itu PDIP)
https://news.detik.com/berita/3114989/datang-ke-rakernas-pdip-ahok-partai-yang-orangnya-banyak-saya-kenal-itu-pdip
Sebelumnya, Ketum Partai NasDem Surya Paloh menilai hingga saat ini belum ada yang bisa menandingi Ahok. NasDem bahkan menjagokan Ahok di Pilgub DKI 2017.
"Sampai hari ini saya pikir kecuali Ahok melakukan hal tidak tepat, sejauh ini kita andalkan Ahok. Saya pikir bagus untuk DKI dalam meneruskan jabatannya ke depan," kata Paloh di sela-sela acara Konsolidasi Fraksi NasDem di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta, Bali, Kamis (14/1) lampau. (dnu/dnu)











































