Mengungsi Karena Gempa, Sebagian Warga Pulau Buru Sulit Dapatkan Bantuan

Mengungsi Karena Gempa, Sebagian Warga Pulau Buru Sulit Dapatkan Bantuan

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 18 Jan 2016 02:48 WIB
Mengungsi Karena Gempa, Sebagian Warga Pulau Buru Sulit Dapatkan Bantuan
Ilustrasi (Foto: Mindra Purnomo)
Jakarta - Akibat gempa yang terjadi pada Minggu (17/1) pagi kemarin, sebagian masyarakat di Pulau Buru, tepatnya di Kabupaten Buru Selatan, harus mengungsi. Mereka kini masih kesulitan mendapatkan bantuan karena akses transportasi yang sulit.

"Gempa 5,4 Skala Richter terjadi pada Minggu pagi, pukul 06:22:31 WIB dengan episentrum 66 kilometer Tenggara Buru Selatan, Maluku, pada kedalaman 10 kilometer," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya, Senin (18/1/2019).

Gempa itu dirasakan masyarakat setempat berguncang cukup kuat selama dua detik. Masyarakat yang merasakan getaran itu beradea di Kabupaten Buru Selatan dan juga Kabupaten Buru. Akibatnya, bangunan-bangunan menjadi rusak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dampak gempa terjadi di Desa Masawoy dan Desa Ulima di Kecamatan Ambalau Kab Buru Selatan," kata Sutopo.

Data sementara di Desa Masawoy terjadi kerusakan sebanyak 50 bangunan rumah, dan dua orang menderita luka-luka. Sedangkan di Desa Ulima dilaporkan sebanyak 70 bangunan rumah mengalami kerusakan dan enam orang menderita luka-luka. Mereka membutuhkan bantuan, namun gara-gara cuaca buruk maka transportasi sulit menjangkau mereka.

"Kebutuhan mendesak obat-obatan dan makanan siap saji karena masyarakat saat ini sementara mengungsi. Distribusi logistik dan obat-obatan dari BPBD Maluku ke BPBD Buru Selatan terkendala cuaca untuk transportasi ke Namrole dan Wamsawi. Tim BPBD Kab Pulau Buru Selatan masih melakukan pendataan. Kondisi medan berat dan akses sulit dijangkau menyebabkan kendala dalam penanganan," papar Sutopo.

(dnu/dnu)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads