Seribuan Buruh Demo Tolak BBM Naik di DPRD Jatim
Senin, 07 Mar 2005 17:27 WIB
Surabaya - Aksi penolakan kenaikan harga BBM di Surabaya masih terus dilakukan. Senin (7/3/2005) giliran seribuan anggota Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) menggelar unjuk rasa di DPRD Prov Jatim dan kantor Gubernur Jatim di Jl Johar Surabaya.Buruh SPSI mendatangi Kantor Gubernur Jatim dengan menggunakan puluhan truk dan mobil untuk menyampaikan keluhan mereka mengenai kenaikan harga BBM yang saat ini sangat mencekik keluarga mereka.Mereka meminta kepada Gubernur Jatim untuk segera melakukan revisi mengenai UMR dan UMK yang dinilai sudah tidak bisa mencukupi kebutuhan keluarga mereka akibat naiknya harga BBM."Pemerintahan di bawah pimpinan SBY telah mencekik rakyat kecil. Untuk itu SBY beserta para kabinetnya harus turun," teriak salah seorang pengunjuk rasa.Aksi juga dilakukan puluhan aktivis dari LMND yang berunjuk rasa di depan kantor Pertamina, Jl Jagir Wonokromo. Mereka menuntut agar pemerintah secepatnya mencabut kembali kenaikan harga BBM."Pemerintahan di bawah pimpinan SBY tidak berpihak kepada rakyat kecil. Karena dengan seenaknya telah menaikkan harga BBM tanpa melihat rakyat yang sampai saat ini masih menderita," orasi pendemo.Dalam aksi ini, mereka membawa berbagai poster yang bertuliskan "BBM = bolak balik mundak"; "Ternyata, bersama kita sengsara";Aku nyesel milih SBY serta pemerintahan SBY persis Orde Baru".
(nrl/)











































