"Sudah kita serahkan jenazahnya pukul 14.30 WIB, dibawa ke rumah duka di Karawang," ucap Kepala Instalasi RS Polri AKBP Drg Djayus Suryanto saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (17/1/2016).
Djayus mengatakan sesuai prosedur, penyerahan dilakukan terlebih dahulu dari pihak RS Polri ke Densus 88, lalu dari Densus diserahkan ke keluarga. Acara penyerahan ini juga disaksikan oleh perwakilan Polsek Kramatjati dan Polres Jakarta Timur.
"Jenazah diterima oleh perwakilan keluarga, yakni Pak Lutfi, keponakan korban," kata Djayus.
Usai diserah terima, jenazah dibawa ke rumah duka di Kompleks Griya Panorama Indah Blok E2 No 66, Desa Purwasari, Kecamatan Purwasati, Kabupaten Karawang, menggunakan ambulans RS Polri.
Sugito sempat diduga teroris karena identitasnya mirip dengan nama orang yang selama ini dicari kepolisian. Setelah dilakukan pengecekan polisi memastikan Sugito bukan pelaku tetapi korban bom di MH Thamrin. Saat kejadian Sugito disebut sedang melintas di lokasi. Dia adalah seorang kurir yang berasal dari Karawang. (slm/mad)











































