"Sudah ngobrol, panjang lebar cerita semua. Paling penting dari Deni sendiri ada kekuatan untuk sehat. Kita hanya membantu doa dan moril," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Risyapudin Nursin di RSCM, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (16/1/2016).
Namun Risyapudin tak mau mengumbar isi obrolannya dengan Deni yang diketahui sempat diselamatkan oleh Aiptu Dodi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal pengobatan Aiptu Deni, Direktur Medik dan Keperawatan RSCM dr Ratna Dwi Restuti mengatakan hanya pembersihan luka, tak ada operasi.
"Kondisi bagus, tidak ada operasi. Bukan operasi, hanya pembersihan luka," ujar Dwi.
Sebelumnya, Wakasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Eko Setio menuturkan bahwa Aiptu Deni juga ditembak oleh teroris. Untungnya Aiptu Deni diselamatkan Aiptu Dodi, yang juga terkena tembakan.
"Pada awal kejadian, dia hanya ingin menolong Aiptu Deni yang sudah terkena tembakan pelaku teror," kata Kompol Eko di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (16/1/2016).
Saat menolong Aiptu Deni, Aiptu Dodi tertembak di bagian perut. Untungnya luka tembakan itu tak fatal, kondisi Aiptu Dodi juga sudah membaik. (tor/tor)











































