Aksi kampanye itu ditunjukan bersama rekannya Iwan Esjepe (48) bersama anak dan istrinya. So Tomesen sendiri merupakan seniman Belanda yang sudah 5 tahun tinggal di Indonesia. Saat peristiwa yang mengguncang keamaan Indonesia, Tomesen sendiri tengah ada di Yogyakarta.
"Sehari setelah kejadian saya berangkat dari Jogja, saya tidak takut untuk pergi kesini bekerja di sini," ujar Tomesen di lokasi ledakan bom Thamrin, tepatnya di pendesterian Gedung Cakrawala, Jakarta Pusat, Sabtu (16/1/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya jalan-jalan ke Cikini, TIM (Taman Ismail Marzuki) semua baik-baik saja, mereka terlihat santai makan dengan beraktivitas normal. Itu hampir 30 jam setelah teror," paparnya.
Tomesen mengatakan Indonesia terlalu cantik untuk dihindari. Dunia tidak perlu takut untuk datang dan berkunjung ke Indonesia.
"Sangat rugi jika tidak berkunjung Indonesia, Indonesia negara yang cantik," paparnya.
Β
Dia mengaku telah kenal dengan Iwan tiga tahun lalu. Perkenalannya membawa Tomesen lebih cinta dan percaya atas keamanan Indonesia.
"Setelah itu saya tidak takut untuk ke Indonesia. Tidak perlu takut karena ancaman bisa terjadi di seluruh dunia, kita tidak bisa hidup kalau hanya takut," pungkas Tomesen dengan bahasa Indonesia.
(edo/dra)











































