ADVERTISEMENT

Sejumlah Tokoh Serukan Masyarakat Tak Takut Terhadap Aksi Teror

Jabbar Ramdhani - detikNews
Jumat, 15 Jan 2016 17:10 WIB
Foto: Jabbar Ramdhani/detikcom
Jakarta - Sejumlah tokoh masyarakat berkumpul untuk menyatakan sikap menyusul aksi teror di Jl MH Thamrin kemarin, Kamis (14/1). Para tokoh menyerukan agar masyarakat tak takut dengan segala aksi teror.

Mengatasnamakan Koalisi Warga Lawan Terorisme,  disampaikan pernyataan sikap atas tindakan teror yang terjadi kemarin. Acara ini dilaksanakan di kantor Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK), Puri Imperium Office Plaza, Kuningan.

Para tokoh yang ikut menandatangani di antaranya ada Erry Riyana Hardjapamekas, Todung M. Lubis, Romo Magnis-Suseno, Chandra Hamzah, Komaruddin Hidayat, Yunus Husein, Kuntoro Mankusubroto, Arief T. Surowidjojo, Ahmad Fikri Assegaf, Natalia Subagjo dan Eryanto Nugroho.

"Kami sangat berduka cita atas meninggalnya korban dari pihak sipil, kepolisian dan para pelaku yang disesatkan dalam tragedi kemarin," ujar Erry R. Hardjapamekas membacakan pernyataan sikap, Jumat (15/01/2016).

Koalisi juga turut mengutuk segala tindakan terorisme dengan dalih dan alasan apapun. Selain itu juga mengecam dengan keras segala tindakan yang mengganggu keamanan, ketentraman serta menebar ketakutan masyarakat.

Oleh karenanya, lanjut Erry, koalisi mendukung Presiden RI yang memerintahkan segenap jajaran penegak hukum untuk menangkap dan memproses hukum kepada semua pelaku.

"Kedua, mendukung Kepolisian RI beserta jajarannya untuk menangkap semua pelaku termasuk jaringannya secara tuntas," tutur Erry.


Poin ketiga, mengajak kelompok masyarakat, aktivis, pengusaha dan pemuka agama menjaga perdamaian di masyarakat. Juga meluruskan pemahaman berbangsa serta menangkal konspirasi menyesatkan agar peristiwa serupa tidak terulang.

"Kami mengajak seluruh saudara sebangsa dan setanah air agar tetap bersatu dalam kedamaian dan persatuan, tidak gentar dan tidak boleh kalah oleh aksi teror serta tetap tenang namun waspada," tutup Erry.

(Hbb/Hbb)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT