Malaysia Dinilai Terlalu Pede

Soal Perebutan Blok Ambalat

Malaysia Dinilai Terlalu Pede

- detikNews
Senin, 07 Mar 2005 16:48 WIB
Jakarta - Pemerintah Malaysia dinilai terlalu percaya diri dalam mengelola hubungannya dengan Indonesia, terutama yang terkait dengan perebutan Blok Ambalat. "Malaysia melihat Indonesia tidak sebagai saudara tua yang harus didengar," kata dosen Ilmu Hubungan Internasional Fisip UI Nurul Isnaini kepada detikcom dikantornya, Kampus UI, Depok, Senin, (7/3/2005).Dikatakan Nurul, dalam kasus perebutan Blok Ambalat, Malaysia hanya mengejar kepentingan nasionalnya saja tanpa melihat hubungan baik dengan Indonesia.Dia juga mengatakan, kasus perebutan Blok Ambalat ini tidak hanya harus dilihat dari aspek kedaulatan saja, tetapi juga aspek ekonomisnya.Saat ditanya mengenai posisi Indonesia dalam kasus perebutan Blok Ambalat tersebut, Nurul mengatakan, "Indonesia punya keyakinan bahwa kali ini posisinya jauh lebih kuat bila melihat kasus sebelumnya, yaitu lepasnya Pulau Sipadan dan Ligitan."Dikatakannya, masalah Blok Ambalat adalah masalah kedaulatan dan kedaulatan suatu negara dijaga oleh angkatan perang. Oleh karena itu, angkatan perang yang ditunjukan pemerintah Indonesia di laut Sulawesi merupakan suatu tekanan terhadap diplomasi."Karena sesudah diplomasi adalah perang jika masalah tidak dapat dipecahkan. Tapi Indonesia kurang percaya diri dalam menghadapi kasus-kasus internasional. Ini dipengaruhi oleh policy maker yang kurang berani. Indonesia mengalami krisis manajemen," katanya.Saat ditanya mengenai keputusan apa yang harus diambil oleh Indonesia dalam perebutan Blok Ambalat ini, Nurul menegaskan, pemerintah harus tetap mengedepankan diplomasi.Saat ditegaskan, apakah Indonesia bisa memenangkan kasus ini jika penyelesaiannya dibawa ke Mahkamah Internasional, Nurul mengatakan, "Itu tergantung para policy maker, yakni presiden, DPR, dan Panglima TNI." (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads