Rob datang Jumat (15/1/2016), pada pukul 14.00 WIB, bersama stafnya. Selang 30 menit kemudian, Rob keluar dari rumah sakit.
Dia tidak mau berkomentar soal kondisi warganya yang menjadi korban aksi teroris ISIS itu.
"I would not give any comment on the surgery as it is a privacy," ujar Rob saat diwawancara di lokasi.
Rob yakin penanganan rumah sakit kepada warganya akan ditangani secara profesional oleh dokter-dokter di RSPAD.
"Saya percaya karena dia (korban) ditangani oleh yang terbaik dan saya berharap kondisinya segera membaik," ucap Rob dalam bahasa Inggris. (rvk/trw)











































