Dibincangkan di Media Sosial, Jamal Tukang Sate: Polisi Nguber-uber Orang pada Nonton

Dibincangkan di Media Sosial, Jamal Tukang Sate: Polisi Nguber-uber Orang pada Nonton

Ahmad Masaul Khoiri, - detikNews
Jumat, 15 Jan 2016 11:26 WIB
Dibincangkan di Media Sosial, Jamal Tukang Sate: Polisi Nguber-uber Orang pada Nonton
Foto: Masaul/detikcom
Jakarta - Jamal (65) tukang sate di kawasan Thamrin, Jakarta fotonya banyak tersebar di media sosial. Jamal dianggap sebagai lambang warga Jakarta yang tidak takut pada teror bom. Saat peristiwa bom dan penembakan terjadi, Jamal tetap membakar sate dan melayani pembeli.

"Saya dari sini ngeliatnya cuma asap sama suara. Orang-orang yang kesini ngasih tahu itu bom," tambah Jamal yang ditemui di lapaknya di dekat Jl Sabang, Thamrin, Jakarta, Jumatb (15/1/2016).

"Polisi nguber-nguber pada mau nonton. Padahal kan daerahnya bahaya. Jalannya sudah ditutup," tambah dia lagi. "Ledakan pertama kecil saya kira petir. Ledakan dua kali lebih gede dan kenceng dan sedikit berasa getarannya," tutur dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jamal sendiri saat itu melayani pembeli karena pasrah. Dia mengaku sudah tua dan gerobak berat didorong. Jamal memilih melayani pembeli saja.


Jamal juga mengungkapkan kalau jualan pada Kamis (14/1), kemarin, malahan dagangannya laku keras.

"Buka jam setengah 8 sampai jam 4. Tapi karena kemarin banyak pembeli jadi bukanya sampai jam 5 lebih," tutur dia.

"Hari biasa paling 200. Kalau orang borong bisa lebih. Pas kejadian kemarin dapat 800-an. Jualan kemarin pas ditambahi belanjaannya, soalnya dapat rejeki lebihan dari dagang sebelumnya. Kalau rejeki kurang ya belanjanya dikurangi. Tapi kemarin emang pas nambah belanjaan eh taunya ada kejadian," tutup dia.

(dra/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads