Dua korban tersebut antara lain Permana dan Agus. Keduanya dirawat di RSCM, Jakarta.
"Inginnya semuanya biar bisa ditangkap, diberi hukuman setimpal," kata ibunda Permana, Nuraini kepada detikcom di RSCM, Jalan Diponegoro, Jakpus, Jumat (15/1/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Permana dan Agus sama-sama bekerja di supermarket di Gedung Sarinah. Keduanya saat kejadian kemarin masuk siang. Tapi belum sampai bekerja, keduanya terkena serpihan bom yang dilakukan oleh 5 orang.
Teror ini juga membuat simpati dari seluruh penjuru dunia. Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk tidak mentolerir aksi teror sedikit pun. Adapun Polri masih dalam pencarian dalang pengeboman yang diduga jaringan Bahrun Naim. (asp/trw)











































