"Belum tentu itu dari Bahrun Naim. Nanti kita teliti," kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (15/1/2016).
Dari informasi yang diperoleh Badrodin, situs tersebut bukanlah yang digunakan oleh Bahrun Naim. Menurutnya, bisa saja situs itu dibuat oleh orang iseng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Badrodin juga akan melakukan tindak lanjut dengan menertibkan situs tersebut. "Iya nanti kita koordinasikan dengan Cyber Crime," imbuhnya.
Saat dilihat detikcom pagi ini, situs dengan nama Bahrun Naim itu memiliki sub judul 'Analis, Strategi, dan Kontra Intelijen'. Beberapa judulnya memang provokatif dan perlu diwaspadai. Tulisan pertama di situs tersebut tertanggal 4 Agustus 2013.
Sebelumnya, Kapolda Metro Irjen Pol Tito Karnavian menyebut bahwa terdapat pola penyerangan berbeda yang dilakukan ISIS dengan melakukan operasi di luar Suriah dan Irak. Tito menyebut Indonesia merupakan salah satu sel ISIS yang hendak dijadikan Bahrun Naim sebagai garda depan di kawasan Asia Tenggara.
"Sel-sel ISIS yang di Asia Tenggara ada di Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan lain-lain. Kemudian khusus yang di Asia Tenggara ini ada satu orang tokoh yaitu Bahrun Naim yang ingin mendirikan Katibah Nusantara, dia ingin menjadi leader untuk kelompok ISIS di Asia Tenggara," sebut Tito saat memberikan keterangan pers di Kantor Kepresidenan, Kamis (14/1/2016).
![]() |












































