Warganya Jadi Korban, Perwakilan Kedubes Kanada Sambangi RS Polri

Teror Bom Thamrin

Warganya Jadi Korban, Perwakilan Kedubes Kanada Sambangi RS Polri

Hardani Triyoga - detikNews
Kamis, 14 Jan 2016 20:36 WIB
Warganya Jadi Korban, Perwakilan Kedubes Kanada Sambangi RS Polri
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Salah satu dari tujuh jenazah ledakan di Thamrin yang berada di RS Polri merupakan warga negara asing (WNA) asal Kanada. Pihak Kedutaan Besar Kanada menyempatkan mendatangi Instalasi Forensik kamar jenazah RS Polri.

Perwakilan Kedutaan Besar Kanada ini tiba di RS Polri sekitar pukul 19.05 WIB. Mengenakan jas, pria yang diketahui dari Kedubes Kanada itu tak memberikan pernyataan kepada awak media.

Begitu masuk, pria tersebut tampak ditemani tiga orang asing yaitu satu laki-laki dan dua perempuan. Salah satu perempuan menggunakan kerudung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang satu pakai jas dari Kedubes Kanada. Kalau yang tiga itu laki-laki dan cewek itu dari Kedubes Aljazair," ujar salah seorang petugas polisi perwira menengah di Posko Post Mortem RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (14/1/2016).

Perwakilan Kedutaan ini berada di Instalasi Forensik RS Polri hanya sekitar 20 menit. Begitu keluar, mereka tak satu pun memberikan pernyataan kepada awak media.

Saat keluar, perwakilan Kedutaan Besar Kanada dan Aljazair ini keluar terpisah menuju mobil masing-masing. Tiga orang dari perwakilan Aljazair langsung masuk ke mobil sedan hitam bernopol CD 64 01 yang merupakan nomor Korps diplomatik Aljazair.

Sejauh ini, di RS Polri masih dilakukan pemeriksaan terhadap tujuh jenazah yang keseluruhan pria dan warga sipil. Belum ada keterangan terkait nama dan identitas tujuh jenazah termasuk berapa orangย  yang merupakan pelaku dan korban.

"Kami sedang lakukan pemeriksaan terhadap 7 jenazah. 6 orang WNI, 1 WNA. Kemudian, untuk nama dan identitas akan kami laporkan setelah teridentifikasi," kata Wakil Kepala RS Polri Kombes Rusdianto di Posko Post Morterm RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (14/1/2016). (hat/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads