"Kami sebagai aparat kewilayahan di Surakarta, segera mengambil langkah-langkah antisipasi dan untuk melihat sejauh mana pengaruh kejadian di Jakarta tersebut di wilayah Solo. Langkah-langkah yang kami ambil, pertama karena di Solo ada pengamanan VVIP, kami melakukan penguatan di areal pengamanan VVIP yaitu di kediaman pribadi presiden," kata Danrem 074/Warastratama Surakarta, Kolonel (Arh) Toto Nugroho, Kamis (14/1/2016).
Langkah berikutnya, kata Toto, adalah akan dilaksanakan patroli gabungan TNI/Polri, termasuk melibatkan personel Grup 2 Kopassus Kandangmenjangan. Sebelumnya terlebih dulu akan diadakan rakor dengan berbagai instansi terkait untuk menindaklanjuti agar kejadian di Jakarta tidak berimbas di Solo dan sekitarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu tahun baru kemarin sudah kita identifikasi ada satu orang yang sudah siap dengan bom bunuh diri. Setelah pengamanan kita perketat, tersangka tidak punya ruang dan kita identifikasi mereka lari ke arah timur. Tetapi hari ini meledak di Jakarta," ungkapnya. (mbr/trw)











































