Warga: Usai Ledakan di Starbucks, Pelaku Tembak Kerumunan Massa

Warga: Usai Ledakan di Starbucks, Pelaku Tembak Kerumunan Massa

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 14 Jan 2016 16:31 WIB
Warga: Usai Ledakan di Starbucks, Pelaku Tembak Kerumunan Massa
Foto: Agung Phambudhy
Jakarta - Seorang warga bernama Heri (52) menyaksikan peristiwa penyerangan di Starbucks, Djakarta Theater, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat. Heri menyaksikan rentetan teror itu dari lantai dua restoran McDonald, sekitar 50 meter dari lokasi tragedi itu.

Diwawancarai di luar McDonald Sarinah, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016), Heri menyatakan sedang bersama istrinya di McDonald Lantai 2 sesaat sebelum kejadian berlangsung. Selang 15 menit dia kemudian merokok, dan ledakan keras terdengar.

"Ada ledakan dari luar Starbucks terdengar. Saya kira Bus Metromini, tapi ternyata ada kepulan asap dan orang-orang keluar Starbucks dengan berhamburan," kata Heri yang merupakan warga Bandung ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia melihat orang berlarian keluar kafe itu. Setelah memanggil istrinya, selang lima menit kemudian dia menyaksikan peristiwa kedua, yakni ledakan di Pos Polisi dekat Bawaslu Jl MH Thamrin, sekitar 50 meter seberang Starbucks.

"Saya menyaksikan korban bergeletakan di depan Pos Polisi," kata dia.

Seratusan massa lantas berkerumun di depan Pos Polisi. Mereka ada yang mengabadikan gambar dengan kamera, hendak menolong, atau sekadar penasaran. Kemudian ada seorang pria yang dilihatnya memakai kaos hitam lengan pendek menggunakan pistol di tangan menembak ke arah kerumunan.

"Dia pakai kaos hitam lengan pendek pakai pistol. Ada lagi yang pakai baju putih pakai topi yang lalu lalang pakai pistol silver, memakai ransel hitam," kata dia.

"Yang ditembak kerumunan massa, bukan hanya polisi," ucapnya.

Dalam situasi mengerikan itu, dia melihat ada seorang ibu-ibu memakai helm merah terlihat bingung di lokasi. Dia lantas melihat tiga korban di luar pos polisi tergeletak. Satu lagi terlihat di dalam Pos Polisi.

(dnu/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads