"Pelakunya belum bisa diidentifikasi tapi yang jelas ada pengendara motor dan bersenjata. Kami belum bisa pastikan tapi jadi warning Indonesia akan jadi "konser" dan jadi pemberitaan internasional dari ISIS," Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Anton Charliyan kepada wartawan di sekitar lokasi serangan di Jl MH Thamrin, Kamis (4/1/2016).
Saat ini Tim Tindak bersenjata lengkap dari polisi masih mengejar para pelaku ke gedung Cakrawala yang biasa disebut gedung Djakarta Theatre. "Kita belum bisa identifikasi karena TKP kami anggap belum steril. Ledakan granat dan tembakan bersamaan, tembakan dari arah atas Djakarta Theatre," kata Irjen Anton.
Lalu apakah ada sandera di dalam Djakarta Theatre?
"Belum bisa kita pastikan," katanya.
Saat ini ratusan polisi bersenjata lengkap tengah melakukan penyisiran dan pengamanan di sekitar lokasi. Lokasi disterilisasi tak ada kendaraan dan warga boleh masuk.
(van/nrl)











































