Polres Kuansing Bekuk Pelaku Pemerkosa dan Pembunuh Sadis Balita

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Kamis, 14 Jan 2016 01:37 WIB
Foto: Edi Wahyono
Pekanbaru - Polres Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, berhasil membekuk pelaku pembunuhan sadis dan perkosaan terhadap balita. Pelaku sempat kabur di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Demikian disampaikan, Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo kepada wartawan, Rabu (12/01/2016) di Pekanbaru. Guntur menjelaskan tersangka adalah Arif Hidayatullah (26) pemuda yang bekerja di sebuah perusahana perkebunan sawit di Kabupaten Kuansing. Korbannya adalah Balita usia 3,5 tahun di daerah yang sama.

"Korban ditangkap di Kabupaten Tanah Datar, Sumbar dan hari ini tiba di Kuansing. Tersangka kini sudah ditahan di Mapolres Kuansing," kata Guntur.

Guntur menjelaskan, peristiwa pembunuhan secara sadis sekaligus memperkosa Balita wanita itu tejadi pada 6 Januari lalu. Kala itu korban lagi sendirian menonton TV di rumahnya.

Tersangka Arif datang, dan langsung membekap mulut korban dengan tangannya. Selanjutnya tersangka membawa korban ke belakang rumahnya di tengah perkebunan sawit yang dekat dengan sungai.

Di kegelapan malam sekitar pukul 20.00 WIB, tersangka Arif asal Aceh itu memperkosa bocah tak berdosa itu. Usai melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku membunuhnya secara keji.

Pelaku yang membawa pisau dipinggangnya, lantas menusukan tiga kali bagian leher. Tak hanya itu, bagian perut dan dada korban juga ditusuk pisau.

"Setelah korban tewas, pelaku meletakan korban di semak-semak di tepi sungai," kata Guntur.

Malam itu pun terjadi kehebohan karena balita tersebut menghilang dari rumahnya. Warga setempat pun melakukan pencarian. Liciknya, pelaku juga malam itu turut serta untuk mencari bersama warga.

"Setelah korban ditemukan, ke esokan harinya pelaku melarikan diri. Dari hasil penyelidikan, pembunuhan mengarah ke tersangka," kata Guntur.

Hanya saja, tersangka saat itu kabur dari kampung tersebut. Belakangan diketahui, jika tersangka pergi di Kabupaten Tanah Datar, Sumbar. "Dari sana tim lantas membekuk tersangka," tutup Guntur.

(cha/jor)