Polisi Gulung Kawanan Perampok Spesialis Truk di Jalan Tol

Polisi Gulung Kawanan Perampok Spesialis Truk di Jalan Tol

Wisnu Prasetyo - detikNews
Rabu, 13 Jan 2016 16:58 WIB
Polisi Gulung Kawanan Perampok Spesialis Truk di Jalan Tol
Ilustrasi: Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Kepolisian Jakarta Timur berhasil menggulung kawanan perampok yang biasa beroperasi di jalan tol. Kawanan perampok itu biasa melakukan aksinya di kawasan Puncak, Jawa Barat. Modus yang mereka lakukan adalah dengan terlebih dahulu memepet mobil korban.

Saat memepet itulah perampok mengintimidasi korban dengan pura-pura ada masalah serius dengan keluarga pelaku. Setelah itu pelaku mengambil semua barang-barang yang ada di dalam kendaraan. Tak jarang truk korban juga ikut diambil.

"Modus operandinya seolah-olah si sopir melakukan tindakan di luar tempatnya kepada keluarganya atau ban bocor dan sebagainya. Posisinya dia itu, mobil jalan langsung potong jalur korban. Dapat barangnya baru mobilnya sekalian dicuri," kata Kepala Kepolisian Resort Jakarta Timur Komisaris Besar Agung Budijono di Mapolres Jakarta Timur, Rabu (13/1/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum beraksi, biasanya para pelaku telah memantau truk yang diincarnya dari jauh. Jika ada kesempatan dan jalanan sedang sepi, mobil kawanan perampok ini langsung memepet targetnya.

"Ada truk berarti ada barangnya, mereka mencari sopir yang lengah dan sudah diintai dari jauh. Ada kesempatan mobil korban langsung dipepet. Pelaku biasanya mengincar truk tanpa kenek atau dalam kata lain dia sendirian," kata Agung.

Dalam kasus ini polisi menangkap 6 orang yang diduga sebagai pelaku utama dan satu orang penadah. Mereka ditangkap secara terpisah dalam waktu dan tempat yang berbeda.

"Tersangka yang ditangkap tak lama setelah kejadian tanggal 12 Januari, Muhammad Firdaus dan Oji Bin Ayim Tkp jam 2 pagi, Randi Nurahman dan Dede Saipullah, Romli dan Rohim depan Rumah Sakit Hermina, Amek di Jalan Raya Pemda Cibinong jam 8.30 WIB," papar Agung.

Sedangkan korban atas nama Junaedi berusia 32 tahun yang bertempat tinggal di desa Ambuleuit, Kelurahan Cigadung, Pandeglang, Banten.

Kelompok perampok ini telah dua menjalankan aksinya di wilayah Puncak dan Jonggol, Jawa Barat. Mereka tidak membawa senjata apa pun dalam melancarkan aksi perampokan.

Pada September 2015 lalu, pelaku membawa korban ke kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat dan langsung dibuang ke hutan. Sementara mobilnya dilarikan ke Sukabumi. Dua bulan kemudian tepatnya November 2015, mereka kembali melakukan aksinya di rest area Sentul. Saat itu korban dibuang ke Jonggol dan truk dibawa ke Ciulengsi.


Barang bukti yang disita adalah:
1 unit truk nopol B 9031 QB
1 unit truk nopol H 1812 AB
1 unit mobil Avanza nopol: B 1775 KF
5 HP berbagai merek
1 buah lakban warna hitam
400 kardus sambal tabur Boncabe (erd/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini