Bikin Blind Spot, Pembatas Proyek di Putaran Rasuna Said Dikeluhkan Pengendara

Bikin Blind Spot, Pembatas Proyek di Putaran Rasuna Said Dikeluhkan Pengendara

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Rabu, 13 Jan 2016 16:43 WIB
Bikin Blind Spot, Pembatas Proyek di Putaran Rasuna Said Dikeluhkan Pengendara
Foto: Aditya Fajar Indrawan
Jakarta - Pengendara mengeluhkan putaran balik di ujung utara Jl Rasuna Said. Penyebabnya, di putaran balik tersebut terdapat pembatas proyek yang menghalangi pandangan.

Pembatas yang berasal dari proyek monorel itu ada di sisi putaran balik. Pembatas itu membuat pengendara yang hendak putar balik tidak dapat melihat arus kendaraan yang melintas dari arah Menteng. Padahal kendaraan dari arah Menteng, jika jalanan dalam kondisi lancar, biasa meluncur dengan kecepatan sedang ataupun tinggi.

Akibatnya jika tidak awas, pengendara yang tengah fokus untuk putar balik, bisa saja tidak ngeh dengan adanya laju kendaraan dari arah Menteng. Apalagi dari arah itu jalanan menurun yang berpotensi membuat laju bisa semakin kencang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Agak terganggu, kayak blind spot gitu. Kita musti hati-hati kalau puter balik di situ, biasanya ada polisi yang ngatur lalin," kata Hendri pengendara mobil yang akan berputar balik arah dari HR. Rasuna Said menuju Epicentrum, Rabu (13/7/2016).

Titik putaran balik kendaraan di lokasi ini memang cukup membuat pengendara ekstra hati-hati. Polisi pun sering menjaga titik putaran balik itu agar menghindari kecelakaan yang disebabkan blind spot atau terhalangnya pandangan pengendara.

Hendri menambahkan, putaran balik itu juga menjadi salah satu penyumbang kemacetan. Karena selain jalur putar balik yang sempit ditambah dengan kendaraan yang datang dari arah sebaliknya.

"Kadang bikin macet, sudah putar balik jadinya crossing, mobil yang dari Menteng. Ada juga bus TransJ yang lewat dari arah Galunggung mau masuk halte KPK," sambung Hendri.

(faj/faj)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini