Wapres JK Soal Gafatar: Semua Ajaran yang Tidak Benar Harus Dilarang

Wapres JK Soal Gafatar: Semua Ajaran yang Tidak Benar Harus Dilarang

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Rabu, 13 Jan 2016 16:35 WIB
Wapres JK Soal Gafatar: Semua Ajaran yang Tidak Benar Harus Dilarang
Wapres JK (Foto: Agung Pambudhy/detikFoto)
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) juga ikut mengomentari soal keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di Indonesia. JK menyebut, semua ajaran yang tidak benar harus dilarang.

"Ya semua gerakan-gerakan yang tidak sesuai dengan ajaran yang benar itu harus dilarang," ujar JK di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (13/1/2016).

JK mengaku tidak mengetahui banyak soal organisasi ini. Tetapi jika Gafatar terbukti menyimpang dan melakukan tindakan-tindakan melanggar hukum, maka perlu ada tindakan tegas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau itu memang melanggar daripada keyakinan yang bersifat umum di masyarakat ya, memang ada aturannya. Apalagi, ada masalah-masalah hilang orang atau apa," ucapnya.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) sendiri telah menyatakan kelompok Gafatar sesat dan menyesatkan. Pemerintah dan aparat diminta menindak tegas.

"MUI juga sudah mengeluarkan fatwa, bahwa  kelompok ini masuk kategori aliran sesat dan menyesatkan. Gafatar ini ternyata ada tali temali dengan sebuah gerakan yang beberapa tahun lalu menyebut Al Qiyadah Al Islamiyah yang dipimpin oleh seorang Ahmad Musadeq yang mengaku sebagai nabi baru," kata Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsudin di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (13/1/2016). (fiq/hri)


Berita Terkait