ADVERTISEMENT

Agus Rahardjo: Temuan Kasus Petral Ada, KPK Tengah Pelajari

Dhani Irawan - detikNews
Selasa, 12 Jan 2016 20:47 WIB
Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - Ketua KPK Agus Rahardjo menegaskan adanya temuan terkait tindak pidana korupsi di Petral (Pertamina Energy Trading Ltd). Agus pun menyebut timnya tengah mempelajari temuan tersebut.

"Temuan ada, tapi lagi-lagi kita pelajari kemudian untuk kerugian negaranya. Akan kita undang ahli untuk itu," sebut Agus di KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (12/1/2016).

Saat masa kepemimpinan Taufieqqurahman Ruki, KPK memang telah menerima audit forensik Petral. Agus pun mengamini dan tengah mempelajari audit tersebut.

"Kami sedang mempelajari itu," sebut Agus.

Pada 26 November 2015, Johan Budi yang saat itu menjabat sebagai Plt Pimpinan KPK menyebut bahwa KPK telah memulai proses penyelidikan. Sejumlah pihak terkait Petral pun disebut akan segera diperiksa.

"Petral sedang dilakukan pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan), sudah dibentuk timnya sejak sepekan yang lalu," ucap Johan saat itu.

Dalam proses Pulbaket ini, KPK memang memiliki kewenangan untuk memanggil beberapa pihak guna dimintai keterangan. Pulbaket ini yang nantinya bisa menentukan apakah kasus Petral bisa diteruskan ke tahap penyidikan yang diikuti dengan penetapan tersangka.

Informasi yang diterima, pimpinan KPK telah memilih orang-orang terbaik untuk dimasukkan ke satgas yang menangani kasus Petral. Kasus semacam Petral ini memang membutuhkan kecermatan dan kemampuan lebih untuk mendalami ada tidaknya tindak pidana korupsi selama Petral berdiri.

"Ini saja baru kita ketahui audit forensiknya. Ini tidak sesederhana itu. Kasus-kasus yang seperti begitu menyita waktu dan butuh keterlibatan ahli untuk pendalaman. Kita memprioritaskan yang sudah matang," jelas Wakil Ketua KPK, Zulkarnain beberapa waktu yang lalu.


Menteri ESDM, Sudirman Said telah membongkar dugaan adanya transaksi tidak jelas senilai US$ 18 miliar dalam transaksi jual beli minyak mentah dan BBM oleh Pertamina Energy Trading Ltd (Petral). Angka ini diperoleh dari hasil audit terhadap Petral selama tiga tahun. Petral adalah anak usaha PT Pertamina (Persero) yang kini sudah dibubarkan

(dhn/rii)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT