20 Ibu-anak Demo MK Tolak Privatisasi Air

20 Ibu-anak Demo MK Tolak Privatisasi Air

- detikNews
Senin, 07 Mar 2005 13:55 WIB
Jakarta - Sekitar 20 orang ibu-ibu beserta anak-anaknya melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka meminta MK membatalkan UU No. 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air dan menolak dilaksanakannya privatisasi air di Indonesia.Para demonstran yang tergabung dalam Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), Jaringan Rakyat Miskin Kota dan Koalisi Anti Utang, tiba di Gedung MK di Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (7/3/2005) sekitar pukul 13.30 WIB.Mereka membawa poster diantaranya bertuliskan 'Sudah BBM Naik, Air Ikut Naik", 'Mandi Susah, Nyuci Susah, Buang Air Susah karena PDAM-nya Diprivatisasi' dan "Water Not Lyonnaise And Thames. "Pada intinya kami menolak pihak swasta menguasai sumber daya air di Indonesia," kata salah seorang pendemo.Seperti diketahui, hari ini pukul 14.00 WIB, MK akan menggelar sidang lanjutan gugatan uji materi dari 16 LSM terhadap UU No.7 Tahun 2005. 16 LSM itu diantaranya Walhi, PBHI, UPC, Federasi Serikat Petani Indonesia dan lain-lain.LSM mensinyalir, pengesahan UU itu terkait persyaratan pinjaman Bank Dunia sebesar US$ 300 Juta yang ditandatangani pemerintah tahun 1998 lalu. Titik berat gugatan ialah, bahwa UU tersebut memberikan ruang yang luas bagi pihak swasta untuk menguasai sumber daya air, seperti air tanah, air permukaan dan sungai. (fab/)


Berita Terkait