Jakarta - Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta DJan Faridz diundang Presiden Joko Widodo ke Istana Kepresidenan, Jakarta terkait dengan kisruh dualisme di tubuh PPP. Dalam kesempatan itu, Djan Faridz menyerahkan surat pribadi dari sesepuh PPP KH Maimoen Zubair alias Mbah Moen.
Apa isi suratnya?
Djan mengatakan, surat tersebut disampaikannya langsung kepada Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam surat itu, Mbah Moen meminta agar Jokowi mengesahkan kepengurusan Muktamar Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pribadi, saya menyampaikan surat dari Mbah Moen, surat pribadi Mbah Moen kepada Presiden dan memohon agar Pak Presiden membantu mengesahkan atau menjelaskan kepada Menkum HAM untuk dapat mengeluarkan pengesahan Muktamar," kata Djan Faridz usai bertemu Presiden Jokowi di Istan Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (12/1/2016).
Djan mengatakan, surat tersebut diterima langsung oleh Presiden Jokowi.
Lalu apa tanggapan Presiden Jokowi?
"Pak Presiden bilang, saya akan mengundang Menkum HAM untuk meminta penjelasan lebih lengkap mengenai rencana pengesahan negara," kata Djan Faridz.
(rjo/dra)