"Tadi kita bicara macam-macam menyangkut FIR (Flight Information Region), terutama ekonomi. Beliau banyak menanyakan soal ekonomi. Masalah kepastian yang akan kita berikan," kata Luhut usai pertemuan di kantor Kemenkopolhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (12/1/2016).
Pertemuan ini juga dihadiri Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara. Terkait ruang udara ini, Luhut menyebut sudah membentuk tim untuk membicarakan pengambilalihan wilayah udara Indonesia di perbatasan yang selama ini dikelola Singapura. Namun, ia menyebut hal tersebut membutuhkan waktu yang lama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita beberapa waktu Singapura masih tetap ikut sama-sama kita karena itu ruang udara sibuk dan membutuhkan skill yang tinggi," sambungnya.
Selain soal ruang udara, hal lain yang dibahas dalam pertemuan ini yakni soal pengembangan wilayah Batam, Bintan dan Karimun serta investasi Singapura di Indonesia yang akan terus meningkat. Salah satu alasannya, karena Indonesia berhasil menjaga keamanan negara dengan baik.
"Mereka mengapresiasi karena selama Desember, seluruh dunia alert Indonesia bisa menjamin keamanan sendiri sehingga investornya makin percaya diri datang ke Indonesia," pungkasnya. (mnb/hri)











































