Melawan Saat Ditangkap, Perampok Toko Emas di Cilacap Tewas Tertembak

Melawan Saat Ditangkap, Perampok Toko Emas di Cilacap Tewas Tertembak

Arbi Anugrah - detikNews
Selasa, 12 Jan 2016 08:01 WIB
Melawan Saat Ditangkap, Perampok Toko Emas di Cilacap Tewas Tertembak
Foto: Edi Wahyono
cilacap - Tujuh pelaku perampokan Toko Emas Adil dan Naga Putri di Pasar Danasri, Kecamatan Nusawungu, Cilacap, Jawa Tengh beberapa waktu lalu, dibekuk Tim Unit Jatanras Polda Jawa Tengah dalam operasi penggerebekan di rumah tersangka di Blora, Jawa Tengah. Satu pelaku tewas ditembak karena melakukan perlawanan.

Sedangkan enam tersangka lainnya berhasil dibekuk setelah sempat terjadi baku tembak antara petugas dengan para pelaku perampokan.

Penggerebekan dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan dalam beberapa pekan terakhir dan memastikan para tersangka berkumpul. Saat itu petugas langsung merangsek masuk ke rumah Warso Edi Santoso di Kelurahan Pelemsengir, Todanan, Kabupaten Blora, Jumat (8/1) Pukul 02.30 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketujuh tersangka tersebut adalah Mudakir alias Warso (37) warga kelurahan Temuan Jaya Kecamatan Muara Kelingi, Musi Rawas, Sumatera Selatan. Mudakir tewas setelah tertembus timah panas saat penggerebekan.

Tersangka lainnya yang berhasil diringkus yakni, Fajar Wiyoto (33) warga Purworejo, Warso Edi Santoso (39) warga Blora, Sujiyanto dan Sudarso warga Grobogan, Ahmatyus (38) warga Pekanbaru Riau dan Suratno (36) warga Lampung.

Kapolres Cilacap AKBP Ulung Sampurna Jaya, melalui Kasat Reskrim AKP Agus Sulistiyanto membenarkan jika para pelaku perampokan toko emas di Nusawungu telah ditangkap oleh Tim Jatanras Polda Jateng. Dari tujuh tersangka, satu tewas dan enam tersangka diamankan ke Mapolda.

"Sudah ditangkap dalam operasi penggerebekan kemarin, Jumat (8/1). Informasi yang kami terima, ada tersangka yang meninggal karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap," kata AKP Agus, kepada wartawan, Selasa (12/1/2016).

Selain mengamankan tersangka, petugas juga berhasil menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya yakni lima pucuk senjata rakitan yang terdiri dua jenis pistol FN dan tiga jenis revolver, 50 butir peluru 9 mm, lima butir peluru 5.56 mm, sarung tangan, sebo dan pakaian serta dua unit kendaraan yang digunakan untuk beraksi.

Dari informasi yang diterima menyebutkan bahwa tersangka Mudakir yang tewas saat penangkapan merupakan eksekutor di toko emas Nusawungu Cilacap. Tak hanya di Cilacap, Mudakir sudah beraksi di sejumlah tempat seperti perampokan toko emas diΒ  Pasar Semin, Gunung Kidul, Pasar Kejobong, Pasar Grabak, Purworejo, Ponorogo Jawa Timur, toko emas di Kalimantan dan perampokan Bank BRI Purworejo.

"Dari hasil pemeriksaan terhadap enam tersangka, diketahui jika mereka sudah merencanakan perampokan toko emas di Pasar Babadan Purwodadi yang akan dilaksanakan pada Minggu (10/1)," kata sumber tersebut.

(arb/Hbb)


Berita Terkait